Kamis, 08 September 2016

Pengetahuan Dasar Komputer


Konsep Komputer

      Zaman modern seperti sekarang ini menuntut segala aktivitas hidup manusia dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Untuk tujuan tersebut, manusia berlomba-lomba menciptakan suatu perangkat (ware) guna membantu mewujudkannya, termasuk menciptakan perangkat yang disebut komputer.

     Secara bahasa, istilah komputer berasal dari bahasa Latin "computare" yang mengandung arti "menghitung" (to compute atau rekon). Adapun definisi komputer adalah perangkat elektronik yang dapat menerima masukan (input), dan selanjutnya melakukan pengolahan (proses) untuk menghasilkan keluaran (output) berupa informasi. Perangkat utama untuk melakukan tindakan komputasi terdiri atas perangkat input (input device), perangkat proses (process device) dan perangkat keluaran (output device) yang ditambah dengan perangkat penyimpanan data atau informasi (storage device).


Sistem Komputer

     Perangkat komputer harus dapat difungsikan secara komprehensif (kompak dan bersama-sama) dalam melaksanakan tugasnya yaitu dalam mengolah data atau informasi. Oleh karena itu, diperlukan sistem komputer (computer system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga elemen tersebut harus saling berhubungan dan membentuk kesatuan yang saling mendukung untuk bekerja sama. Karena jika salah satu elemen tidak ada, maka sistem komputer tidak dapat bekerja.
  • Perangkat keras (hardware) : Peralatan yang secara fisik dapat dilihat, diraba atau dipegang dan dapat dilempar. Contoh: monitor, keyboard, mouse
  • Perangkat lunak (software) : Program yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data. Contoh: sistem operasi, bahasa program Java, paket office (Ms. Word).
  • Brainware : Manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer. 

     Jadi dapat disimpulkan bahwa Sistem komputer adalah kumpulan dari elemen-elemen komputer (hardware, software, brainware) yang saling berhubungan (terintegrasi) dan saling berinteraksi untuk melakukan pengolahan data dengan tujuan menghasilkan informasi sesuai dengan yang diharapkan. 
     Sistem komputer dalam melakukan operasi pengolahan data terdiri dari tiga tahap dasar yaitu pemasukkan data (input), pengolahan data (proccessing) dan mengeluarkan hasil (output) dengan tahap pengembangan yang ditambah dengan perangkat penyimpanan data atau informasi (storage device).


Teknologi Informasi
     Hal yang berhubungan dengan istilah komputer diantaranya adalah Teknologi Informasi. Teknologi informasi (Information Technology) adalah teknologi yang memanfaatkan komputer sebagai perangkat utama untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat. 
     Pengolahan data dengan komputer tersebut juga dikenal dengan istilah Pengolah data Elektronik (Electronic Data Processing--EDP), yang didefiniskan sebagai proses manipulasi data ke dalam bentuk yang lebih berguna berupa informasi dengan menggunakan komputer. Data merupakan Objek yang belum dan akan dilakukan pengolahan yang sifatnya masih mentah. Sedangkan Informasi adalah data yang telah terolah dan sifatnya menjadi data lain yang bermanfaat.



Ilmu komputer
     Dasar ilmu komputer adalah matematika dan engineering (teknik). Matematika yang menyumbangkan metode analisa, dan engineering menyumbangkan metode desain pada bidang komputer.
     Adapun definisi dari ilmu komputer adalah ilmu pengetahuan yang berisi tentang teori, metodologi, desain dan implementasi, yang berhubungan dengan komputasi dan komputer serta algoritmanya dalam perspektif software maupun hardware.



Struktur Komputer
     Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap-tiap komponen yang menyusun komputer saling terkait. Komponen-komponen komputer tersusun sesuai dengan alur-alur bus yang mengalirkan data, alamat dan mengendalikan antarkomponen tersebut. Struktur komputer dapat digambarkan pada gambar di bawah : 


Struktur-Komputer
Struktur Komputer

  • Peranti masukan (Input Device) : media komputer untuk menerima masukan atau perintah dari luar. Contoh: keyboard, mouse, touch screen, scanner.
  • Peranti keluaran (Output Device) : media komputer untuk memberikan atau menampilkan keluaran dari hasil pengolahan data. Contoh: monitor, speaker, printer
  • Input/Output (I/O) : media penghubung (interface) untuk menerima dan mengirimkan data
  • Central Proccesing Unit (CPU) : unit pengolah data atau "otak" komputer. CPU memiliki dua fungsi utama yaitu Aritmetic Logical Unit (ALU) dan Control Unit (CU). ALU sebagai unit untuk melakukan perhitungan aritmatika seperti tambah,kurang,kali,bagi serta operasi logika seperti OR,AND,XOR,NOT. Adapun CU berfungsi untuk mengendalikan operasi yang dilaksanakan sistem komputer. Ada satu unit lagi yang berfungsi membantu pelaksanaan operasi processor terhadap akses memori, yaitu register.
  • Memori (memory) : menyimpan data dan program. Terbagi menjadi dua macam yaitu ROM (Read Only Memory) dan RAM (Random Access Memory.
  • Data Bus : Merupakann jalur-jalur (bus) perpindahan data antarmodul dalam sistem komputer. Jalur bus biasanya terdiri atas 8,16,32 atau 64 saluran paralel.
  • Bus Alamat (Address Bus) : digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan dibaca atau ditulis. Biasanya bus alamat terdiri atas 16, 20,24 atau 32 saluran parallel.
  • Bus kendali (Control Bus) digunakan untuk mengontrol penggunaan serta kases ke data bus dan address bus Biasanya terdiri atas 4 sampai 10 saluran parallel.



Karakteristik Komputer
     Sifat yang dimiliki manusia berbeda dibanding dengan komputer. Dibanding manusia, komputer memiliki karakteristik tertentu seperti :
  • Komputer tidak mempunyai perasaan atau emosi, ini berarti bahwa komputer senantiasa bersedia menerima sembarang masukan dari manusia yang mengendalikannya. Komputer tidak akan pernah mengalami kebosanan atau kejenuhan dalam melaksanakan perintah yang sama secara berulang-ulang dan dalam waktu yang lama, komputer juga tidak pernah memilih-milih data apa saja yang diolah. Komputer tidak pernah mengeluh atau merasa segan pada sebuah masukan data yang diberikan. Komputer akan tetap melaksanakan tugasnya sesuai dengan fungsi dan kendali dari penggunanya, sehingga dalam hal ini akan bersifat statis dalam melakukan aktivitasnya.
  • Komputer mampu menyimpan data yang besar dan dalam waktu yang lama, dan jika data tersebut diperlukan dapat diambil sewaktu-waktu. Komputer tidak pernah lupa dan tidak pernah menambah atau mengurangi data yang telah disimpan. Komputer juga merupakan tempat yang efisien dan tahan terhadap kehilangan atau kerusakan data dibanding jika menggunakan kertas atau perangkat yang lainnya. Dalam hal ini sifat daya yang disimpan bersifat dinamis, di mana sewatku-waktu data dapat diubah dan dibarui jika dikehendaki.
  • Komputer dapat melakukan pengurutan dan pencarian dalam waktu yang singkat dalam hitungan detik bahkan milidetik mesikpun jumlah data sangat besar bandingkan jika pengurutan dan pencarian yang dilakukan secara konvensional dengan tenaga manusia. Bahkan pengurutan dengan komputer dapat dilakukan secara menaik (ascending) atau pengurutan menurun (descending) dalam waktu sekejap.
  • Komputer mampu mengolah data perhitungan yang besar dengan cepat dan akurat. Perhitungan aritmetika, logika, dan perhitungan apa pun dapat dilakukan dengan presisi yang mendekati seratus persen. Komputer yang berkembang saat ini dalam perhitungan aritmetik sanggup melakukan perhitungan sampai jutaan triliun dengan angka desimal yang dapat dikatakan tak terhingga.
  • Komputer juga mampu menerima dan mengeluarkan data atau informasi yang besar dalam waktu yang cepat.

Selain memiliki keunggulan-keunggulan seperti disebutkan di atas, komputer pun memiliki beberapa keterbatasan atau kekurangan, yaitu:

  • Komputer tidak dapat berpikir secara dinamis seperti manusia. Manusia berpikir akan diikuti persaan dan naluri yang dapat menimbulkan reaksi segan, sedih dan lain sebagainya, sehingga dalam pengambilan keputusan manusia mendasarkan pada pikiran dan perasaan, sedangkan komputer hanya berdasarkan perhitungan saja.
  • Pekerjaan yang dilakukan komputer dapat mengurangi tenaga kerja manusia, akibatnya banyak tenaga manusia yang tidak terpakai sehingga banyak timbul pengangguran.
  • Data yang disimpan dalam komputer memiliki risiko yang lebih tinggi, karena dimungkinkan dapat diambil atau disadap oleh pengguna lain (cracker).


 Daftar Pustaka :
Supriyanto, Aji (2005). Pengantar Teknologi Informasi. Semarang:Salemba Infotek.